The Banten Post –
Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) adalah salah satu destinasi wisata alam paling bergengsi di Indonesia. Ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1991, taman nasional ini merupakan habitat terakhir badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) yang sangat terancam punah. Berlokasi di Kabupaten Pandeglang, Banten, Ujung Kulon menawarkan keindahan alam yang luar biasa bagi para wisatawan yang ingin menjelajahi ekosistem hutan tropis dan satwa liar.
Dalam artikel ini, The Banten Post menyajikan informasi lengkap tentang tiket masuk Taman Nasional Ujung Kulon terbaru, paket wisata, serta panduan lengkap untuk berkunjung.
Harga Tiket Masuk Taman Nasional Ujung Kulon Terbaru
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2024, tarif masuk Taman Nasional Ujung Kulon telah mengalami perubahan yang lebih terjangkau. Berikut rincian harga tiket masuk terbaru:
| Kategori | Hari Kerja (Weekday) | Akhir Pekan (Weekend) |
|---|---|---|
| WNI Perorangan | Rp 5.000 | Rp 7.500 |
| WNA Perorangan | Rp 150.000 | Rp 225.000 |
| WNI Kelompok (min. 10 orang) | Rp 10.000/orang | Rp 15.000/orang |
| WNA Kelompok (min. 10 orang) | Rp 300.000/orang | Rp 450.000/orang |
Penurunan harga tiket ini berlaku sejak November 2025 sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk meningkatkan kunjungan wisata domestik. Dengan harga yang sangat terjangkau, kunjungan ke Ujung Kulon kini lebih mudah diakses oleh masyarakat luas.
Paket Wisata dan Open Trip ke Ujung Kulon
Selain tiket masuk, pengunjung yang ingin menjelajahi kawasan Ujung Kulon secara menyeluruh dapat memilih berbagai paket wisata yang ditawarkan oleh operator lokal. Berikut perkiraan biaya paket wisata:
| Paket | Rincian | Harga Per Orang |
|---|---|---|
| Open Trip 3D2N | Termasuk transportasi dari Jakarta/Serang, kapal, makan, penginapan di Pulau Peucang, pemandu | Rp 600.000 – Rp 750.000 |
| Paket Cilegon | Termasuk transportasi dari Cilegon, kapal, makan, penginapan | Rp 600.000 |
| Paket Serang | Termasuk transportasi dari Serang, kapal, makan, penginapan | Rp 730.000 – Rp 740.000 |
| Paket Reguler Tour | Pulau Peucang, snorkeling, trekking, pemandu | Mulai Rp 1.257.000 |
Harga dapat bervariasi tergantung musim, jumlah peserta, dan fasilitas yang dipilih. Disarankan untuk memesan paket wisata minimal 2-3 minggu sebelum tanggal keberangkatan, terutama saat musim liburan.
Rincian Biaya Tambahan di Ujung Kulon
Selain tiket masuk dan paket wisata, berikut beberapa biaya tambahan yang mungkin perlu dikeluarkan selama berada di kawasan Ujung Kulon:
- Sewa alat snorkeling: Rp 50.000 per alat
- Sewa kano: Rp 150.000 per kano
- Pemandu wisata lokal: Rp 500.000 – Rp 1.000.000 per hari (tergantung jumlah orang)
- Perizinan camping: Rp 50.000 – Rp 100.000 per malam
- Penginapan di Pulau Peucang: Rp 100.000 – Rp 300.000 per malam
Cara Menuju Taman Nasional Ujung Kulon
Perjalanan ke Ujung Kulon memerlukan kombinasi transportasi darat dan laut. Berikut langkah-langkah perjalanan dari Jakarta:
1. Dari Jakarta, perjalanan darat ke Labuan memakan waktu sekitar 4-5 jam melalui Tol Jakarta-Merak dan jalan nasional. 2. Dari Labuan, perjalanan ke pos pendaftaran Taman Nasional di Tamanjaya memakan waktu sekitar 30 menit. 3. Dari pos pendaftaran, perjalanan ke Pulau Peucang menggunakan kapal memakan waktu sekitar 3-4 jam. 4. Alternatif lain adalah melalui Pelabuhan Cilegon atau Labuan dengan menyewa kapal langsung ke kawasan taman nasional.
Perlu diperhatikan bahwa akses ke Ujung Kulon sangat bergantung pada kondisi cuaca dan gelombang laut. Perjalanan sebaiknya dilakukan pada musim kemarau (April-Oktober) untuk pengalaman yang optimal.
Destinasi Wisata di Dalam Taman Nasional Ujung Kulon
Taman Nasional Ujung Kulon memiliki luas sekitar 1.229,56 km2 dengan kawasan perairan yang luas. Beberapa destinasi utama yang bisa dikunjungi:
Pulau Peucang
Pulau Peucang adalah pusat kegiatan wisata utama di Ujung Kulon. Pulau ini menyediakan fasilitas camping ground, warung makan, dan tempat penginapan sederhana. Pengunjung dapat melakukan snorkeling di sekitar pulau untuk melihat terumbu karang yang masih asri.
Pulau Handeuleum
Pulau Handeuleum terkenal dengan populasi rusa dan banteng yang berkeliaran bebas. Pulau ini juga memiliki pantai berpasir putih yang indah dan cocok untuk berkemah. Trekking di sekitar pulau akan membawa pengunjung melewati hutan tropis yang lebat.
Pulau Panaitan
Pulau Panaitan merupakan pulau terbesar kedua di kawasan Ujung Kulon. Pulau ini relatif jarang dikunjungi karena membutuhkan perjalanan kapal yang lebih lama. Namun, pulau ini menawarkan keindahan alam yang masih sangat alami dan jarang tersentuh.
Pantai Karang Ranjang
Pantai Karang Ranjang terletak di ujung paling barat Pulau Jawa. Pantai ini memiliki pemandangan yang spektakuler dengan tebing karang yang menjulang dan ombak yang deras. Lokasi ini sangat cocok bagi pecinta fotografi alam.
Persyaratan dan Peraturan Berkunjung
Sebelum berkunjung ke Taman Nasional Ujung Kulon, perhatikan peraturan berikut:
- Wajib mendaftar dan mendapatkan izin masuk di pos pendaftaran Tamanjaya
- Dilarang memburu, menangkap, atau mengganggu satwa liar
- Dilarang merusak terumbu karang dan ekosistem bawah laut
- Wajib membawa sampah kembali ke daratan
- Dilarang membuat api unggun di sembarang tempat
- Wajib didampingi pemandu lokal untuk kegiatan trekking
- Bawa perlengkapan medis dan obat-obatan pribadi
